MataBicara.co, BLORA – Kwartir Ranting (Kwaran) Cepu resmi membuka peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Lapangan Rimba, Kelurahan Ngelo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, pada Kamis (13/8/2026). Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Jambore dan Raimuna ke-8 Kwaran Cepu yang mengusung tema: “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas Tahun 2045.”
Sebanyak sekitar 1.200 peserta dari jenjang SD, SMP hingga SMA/SLTA turut mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
Ketua Kwaran Cepu, Sintong, menyampaikan bahwa kegiatan Pramuka menjadi wadah untuk membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, beradat, serta dibekali ilmu pengetahuan.
“Anak-anak ini sudah kita persiapkan mempunyai karakter yang hebat, memiliki adat yang kuat, sehingga akhirnya memiliki ilmu pengetahuan yang dapat diandalkan,” ujar Sintong.
Menurutnya, pendidikan kepramukaan tidak hanya berorientasi pada pengetahuan semata, melainkan juga membangun karakter dan adat sebagai bekal generasi muda menghadapi masa depan.
“Setidaknya memiliki ilmu setinggi langit, yaitu berkarakter dan beradat,” ujarnya.
Sintong juga menjelaskan, puncak kegiatan Jambore dan Raimuna yang semula dijadwalkan pada Jumat (14/8/2026), kini digeser menjadi Sabtu (15/8/2026). Penyesuaian ini dilakukan karena adanya agenda pidato kenegaraan, agar Bupati atau Wakil Bupati serta anggota DPRD dapat hadir dalam kegiatan tersebut.
“Kami mohon doa restunya, semoga sukses acara Jambore dan Raimuna Tahun 2026 ini,” ungkapnya.
Sementara itu, anggota DPRD Blora sekaligus Ketua Panitia kegiatan, Irma, mengaku bangga mendapatkan amanah untuk memimpin pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Dengan adanya kegiatan seperti ini saya berharap anak-anak semakin berkarakter dan beradab. Saya sebagai anggota dewan merasa bangga sekali diberi amanah oleh Ketua Kwaran Cepu dan teman-teman untuk menjadi ketua panitia,” ujarnya.












