MataBicara.co, BLORA – Komando Distrik Militer (Kodim) 0721/Blora kembali menggelar program unggulan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen TNI bersama pemerintah daerah dalam mendorong percepatan dan pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa.
Pembukaan resmi dilaksanakan melalui upacara pengibaran bendera yang berlangsung khidmat di Lapangan SDN 1 Sendangwungu, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Rabu (22/4/2026).
Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si. Suasana kegiatan terlihat sangat tertib dan penuh semangat kebersamaan, menyatukan berbagai elemen mulai dari aparat, pemerintah daerah, hingga masyarakat luas.
Dalam amanatnya, Bupati Arief Rohman menegaskan bahwa TMMD kali ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Ia menekankan bahwa kemajuan sebuah bangsa tidak terlepas dari kemajuan desa-desa sebagai fondasi utamanya.
“TMMD ini bukan sekadar program pembangunan fisik, melainkan wujud kolaborasi nyata lintas sektoral. Program ini juga bertujuan memperkuat semangat gotong royong yang merupakan jati diri dan karakter bangsa Indonesia,” ujar Bupati.
Lebih jauh, Bupati menjelaskan bahwa melalui sinergi yang kuat antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat, diharapkan kesejahteraan serta kualitas hidup warga dapat terus meningkat secara signifikan.
Sasaran Fisik dan Non-Fisik
Pada pelaksanaan TMMD di Desa Sendangwungu ini, terdapat beberapa sasaran utama yang akan dikerjakan. Untuk sasaran fisik, meliputi pembangunan jembatan berukuran 6 meter x 3 meter, pembangunan talud jalan sepanjang 200 meter guna memperkokoh dan melancarkan akses transportasi warga, serta rehabilitasi 2 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga agar menjadi tempat hunian yang lebih layak, aman, dan sehat.
“Sasaran fisik ini sangat penting untuk memperbaiki infrastruktur dasar. Selain itu, kami juga memiliki sasaran non-fisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, edukasi hukum dan kesehatan, hingga pemberdayaan UMKM untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut didukung oleh total anggaran sebesar Rp415.000.000,00 yang bersumber dari sinergi APBD Provinsi Jawa Tengah, APBD Kabupaten Blora, serta Baznas.
“Ini merupakan amanah rakyat yang harus kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan dedikasi tinggi,” tegasnya.
Di akhir amanatnya, Bupati mengimbau seluruh warga Desa Sendangwungu untuk turut serta berpartisipasi aktif. Ia berharap momen ini bisa menjadi ajang untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong yang sudah ada sejak lama.
Kepada seluruh personel TNI dan tim pelaksana, Bupati menitipkan pesan agar selalu mengutamakan faktor keselamatan kerja, bekerja secara profesional, serta senantiasa menjaga komunikasi yang harmonis dan humanis dengan masyarakat setempat.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos., yang diwakili oleh Kasdim Mayor Inf Bani, unsur Forkopimda Kabupaten Blora, para Kepala OPD, pejabat utama Kodim, Forkopimcam Banjarejo, pengurus Persit Kartika Chandra Kirana, Kepala Desa Sendangwungu, serta berbagai tamu undangan lainnya.












