MataBicara.co, BLORA – Seorang perempuan berinisial DR (48) meninggal dunia usai tersengat listrik di rumahnya di Kelurahan Ngelo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora.
Peristiwa itu terjadi saat rumah korban tergenang air luapan gorong-gorong, Jumat (10/4/2026) malam.
Insiden terjadi sekitar pukul 21.40 WIB. Saat itu, kondisi rumah sedang kemasukan air. Seorang kerabat korban yang berada di lokasi tengah membersihkan lantai yang tergenang.
Di tengah situasi tersebut, tiba-tiba terdengar teriakan minta tolong dari arah dapur.
Pelapor bersama seorang saksi langsung bergegas menuju sumber suara. Setibanya di dapur, korban ditemukan sudah dalam posisi tertelungkup di lantai yang tergenang air, tepat di dekat kulkas.
Tak jauh dari lokasi, anak korban berinisial GZR (10) juga ditemukan tergeletak dalam posisi terlentang.
Melihat kondisi tersebut, pelapor segera mencabut colokan listrik kulkas untuk memutus arus. Anak korban kemudian langsung dilarikan ke IGD RS NU Cakra Medika Cepu.
Nyawa GZR berhasil diselamatkan dan saat ini masih menjalani perawatan intensif.
Namun, korban DR tidak tertolong. Saat diperiksa tim medis, ia dinyatakan telah meninggal dunia.
Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan adanya luka lecet di lengan tangan kiri akibat sengatan listrik. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kapolres Blora melalui Kasihumas Polres Blora, AKP Midiyono, membenarkan kejadian tersebut. Polisi dari Polsek Cepu juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara.
“Benar telah terjadi peristiwa orang meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik di wilayah Kecamatan Cepu. Korban berinisial DR meninggal dunia, sementara satu korban lainnya yakni anak korban berinisial GZR berhasil diselamatkan dan masih dalam perawatan medis,” ungkap AKP Midiyono, Sabtu (11/04/2026).
Polisi menyebut kejadian ini diduga dipicu kebocoran arus listrik dari kulkas yang berada di lantai yang tergenang air.
Setelah pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
AKP Midiyono juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada saat menggunakan peralatan listrik, terutama saat terjadi banjir atau genangan air di dalam rumah.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada terhadap penggunaan alat elektronik, terutama saat terjadi genangan air atau banjir masuk ke dalam rumah. Pastikan kabel-kabel listrik dalam kondisi aman dan segera matikan arus listrik melalui MCB jika situasi membahayakan guna menghindari kejadian serupa,” tutup Kasihumas.












