Cari Solusi Relokasi Korban Tanah Bergerak, Gubernur Luthfi Koordinasi dengan Kodam IV/Diponegoro

MataBicara.co, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, terus berupaya mencari solusi penanganan dan relokasi bagi korban bencana tanah bergerak di Kampung Sekip, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang. Pihaknya saat ini masih melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Kota Semarang dan Kodam IV/Diponegoro.

Hal itu disampaikan Gubernur Luthfi di kantornya, Jumat (10/4/2026). Ia menegaskan, berbagai aspek akan dibahas tuntas, mulai dari status tanah, anggaran, hingga penentuan lokasi hunian baru yang aman.

“Nanti akan ditindaklanjuti agar ada kepastian status bagi masyarakat. Untuk relokasi, nanti dinas terkait akan kita panggil untuk membahas detailnya,” ujar Luthfi.

Koordinasi dengan pihak Kodam dilakukan khususnya untuk mencari alternatif lahan yang layak dijadikan permukiman. Dinas ESDM Jateng juga akan diterjunkan untuk melakukan pengecekan geologis guna memastikan lahan pengganti aman dan tidak jauh dari lokasi asal.

Prioritaskan Keselamatan Warga

Menurut Gubernur Luthfi, penanganan bencana mengacu pada SOP yang berlaku, di mana keselamatan warga menjadi prioritas utama. Tahapan selanjutnya adalah penyediaan Hunian Sementara (Huntara) hingga nanti menuju Hunian Tetap (Huntap).

“Huntap itu sudah bersertifikat by name by address dan jadi hak milik. Kalau Huntara kan sifatnya sementara. Nanti saya koordinasi lebih lanjut dengan Wali Kota,” tegasnya.

Mengenai pembangunan Huntap, Luthfi menyatakan komposisi pembiayaan dan pembangun belum ditetapkan secara rinci. Namun ia memastikan Pemerintah Provinsi akan memberikan bantuan.

“Komposisi dana belum kita rapatkan, tapi prinsipnya Pemprov akan bantu. Minimal saya harus koordinasi dulu dengan Wali Kota,” jelasnya.

Sebagai informasi, bencana tanah bergerak terjadi pada 4 Februari 2026 lalu yang mengakibatkan 15 unit rumah terdampak dan 4 di antaranya roboh. Sebelumnya, Pemkot Semarang menyebutkan keterbatasan penanganan karena status lahan di kawasan tersebut merupakan milik Kodam IV/Diponegoro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *