Bupati Sragen: NU dan Muhammadiyah Dua Sayap Burung, Harus Kuat Bersama

MataBicara.co, SRAGEN – Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menegaskan pentingnya menjaga keharmonisan dan persatuan antara Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Kedua organisasi besar ini dinilai menjadi kekuatan utama dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mendorong kemajuan daerah.

Hal tersebut disampaikan Bupati dalam kegiatan halal bihalal bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sragen, yang digelar di Gedung Serbaguna MWC NU Karangmalang, Rabu (15/4/2026).

“NU dan Muhammadiyah ibarat dua sayap burung. Keduanya harus sama-sama kuat agar mampu membawa bangsa ini terbang tinggi menuju kemajuan. Jika salah satu melemah, maka keseimbangan akan terganggu,” ujar Sigit.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kebersamaan, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang berpotensi berdampak pada sektor pangan.

“Kita perlu bersiap menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk kemarau panjang. Pemerintah bersama masyarakat harus saling bahu-membahu menjaga ketahanan pangan dan memperkuat solidaritas sosial,” lanjutnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dengan ormas keagamaan sangat krusial, khususnya dalam membangun kemandirian umat melalui pemberdayaan ekonomi dan penguatan peran masjid.

Perbedaan untuk Memperkaya, Bukan Memecah

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Sragen, Sriyanto, menegaskan bahwa hubungan kedua ormas sejatinya berakar dari sumber keilmuan yang sama, yakni para ulama terdahulu.

“Perbedaan antara NU dan Muhammadiyah bukan untuk memecah, melainkan memperkaya. Kita tetap satu tujuan, menghadirkan Islam sebagai rahmat bagi semesta,” ungkapnya.

Senada, Ketua PDM Sragen, Ali Rosyidi, menyatakan bahwa kebersamaan kedua organisasi akan melahirkan kekuatan luar biasa yang menjadi penyangga keutuhan bangsa dan keberhasilan pembangunan.

“Ketika NU dan Muhammadiyah bersatu, maka akan tercipta kekuatan besar. Ini menjadi penyangga penting bagi keutuhan bangsa dan keberhasilan pembangunan di daerah,” ujarnya.

Ali Rosyidi juga menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk terus bersinergi, baik dengan pemerintah daerah maupun NU, dalam berbagai bidang mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi umat. (Hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *