Bau Menyengat, Koordinator SPPG Tunjungan Minta Perbaikan di SPPG Sukorejo 2

MataBicara.co, BLORA – Koordinator SPPG Tunjungan, Setiawan, mengakui bahwa bau yang menyengat yang dikeluhkan masyarakat saat ini cukup mengganggu. Ia berharap pihak pengelola SPPG Sukorejo 2 – Tunjungan dapat segera menyelesaikan permasalahan tersebut agar tidak lagi meresahkan warga sekitar.

Hal tersebut disampaikan Setiawan saat dikonfirmasi terkait kondisi lingkungan yang diduga tercemar limbah bau dari lokasi pembangunan tersebut.

“Untuk aroma sendiri memang cukup mengganggu ya saya rasa. Jadi dari pihak SPPG sendiri tadi juga sudah dijelaskan bahwa saat ini sedang dalam proses pembangunan atau penyelesaian keluhan masyarakat,” ujar Setiawan, yang saat ini bertindak mewakili Koordinator Wilayah Kabupaten Blora, Atika.

Menurutnya, meskipun pihak pengelola mengklaim bahwa air yang keluar berasal dari lahan sendiri, namun dampak yang ditimbulkan nyata mengganggu tetangga. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya penyelesaian teknis yang permanen.

“Jadi harapan saya ke depan, setelah usaha yang dilaksanakan ini bisa mengurangi, minimal mengurangi keluhan-keluhan masyarakat. Jadi untuk SPPG Sukorejo 2 ini bisa running atau berjalan tanpa adanya keluhan atau permasalahan lagi,” tambahnya.

Ditemui lebih lanjut terkait klaim bahwa air tersebut berasal dari lahan sendiri namun tetap mencemari lingkungan, Setiawan kembali menegaskan bahwa gangguan, baik dari segi suara maupun bau, adalah fakta yang ada di lapangan.

“Kembali ke poin awal sih, untuk gangguan itu pasti ada. Sementara yang saya dengar pun gangguan-gangguan seperti suara maupun aroma yang sedang kita bahas saat ini itu pasti ada,” tegasnya.

Ia pun meminta manajemen segera merealisasikan janji perbaikan.

“Saya masih berharap kepada SPPG Sukorejo 2 untuk segera menyelesaikan permasalahan. Beliau sangat yakin bahwa saat ini sedang berusaha dan dalam proses memperbaiki salurannya sendiri,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *