MataBicara.co, BLORA – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, terus berjalan pesat dan menunjukkan kemajuan yang nyata. Pada Jumat (8/5/2026), tim pelaksana di lapangan berhasil menyelesaikan pemasangan lantai jembatan, yang merupakan bagian inti dari struktur jembatan gantung tersebut.
Komandan Koramil 06/Jiken, Kapten Infanteri Sumarno, menyampaikan bahwa tahap ini memiliki arti sangat penting dalam rangkaian pembangunan. Lantai jembatan berfungsi sebagai penopang utama seluruh beban yang akan ditanggung oleh jembatan nantinya, sehingga keberhasilan pemasangannya menjadi tonggak kemajuan proyek ini.
“Today, pemasangan papan lantai jembatan telah rampung dilaksanakan. Kami dan seluruh tim berkomitmen untuk terus mempercepat setiap tahapan pengerjaan, agar jembatan ini bisa segera digunakan dan memberi manfaat langsung bagi warga masyarakat,” ujar Kapten Sumarno di lokasi pembangunan.
Ia menambahkan, sebelumnya tim telah menuntaskan serangkaian pekerjaan dasar yang krusial, mulai dari pembuatan pondasi, pemasangan blok angkur, hingga penyelesaian struktur penahan lainnya. Kini, pembangunan telah masuk ke fase konstruksi bagian atas, dimulai dengan pemasangan lantai ini.
Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan pekerjaan ini. Personel TNI bekerja bahu-membahu bersama warga sekitar, mengerahkan tenaga dan kemampuan secara bersama-sama. Meskipun sebagian besar menggunakan peralatan sederhana, proses pemasangan dilakukan secara bertahap, teliti, dan cermat, hingga seluruh papan lantai tersusun rapi dan terjamin kekokohannya.
Mengingat fungsi vital lantai sebagai penyangga beban utama, setiap langkah pemasangan dilakukan dengan ketelitian tinggi. Hal ini bertujuan untuk memastikan kekuatan struktur serta keamanan pengguna jembatan dalam jangka waktu yang panjang, sehingga bangunan ini dapat berfungsi optimal dan aman digunakan setiap saat.
Setelah lantai terpasang sempurna, pembangunan Jembatan Perintis Garuda kini akan berlanjut ke tahap berikutnya, yaitu pemasangan pagar pengaman di sisi jembatan. Kehadiran pagar ini nantinya akan semakin menyempurnakan keamanan fasilitas tersebut.
Masyarakat setempat, khususnya para petani yang sehari-hari beraktivitas di sekitar sungai, sangat menantikan selesainya proyek ini. Selama ini, mereka harus menyeberangi aliran sungai dengan berjalan kaki yang cukup berisiko, terutama saat debit air meningkat. Diharapkan, dengan selesainya jembatan ini, akses transportasi menjadi jauh lebih aman, nyaman, dan layak, sekaligus membuka peluang kemudahan dalam mobilitas warga dan pengangkutan hasil pertanian.












