SPPG Sukorejo 2 Akui IPAL Standar Belum Terpasang: Baru Grease Trap yang Ada

MataBicara.co, BLORA – Kepala SPPG Sukorejo 2 – Tunjungan, Ahmad Afif Jaelani, mengakui bahwa instalasi pengolahan air limbah (IPAL) jenis bio-tank yang sesuai standar hingga saat ini belum terpasang di lokasi. Hingga kini, fasilitas pengolahan yang beroperasi masih berupa grease trap buatan sendiri dengan kapasitas yang dinilai belum memadai.

Hal tersebut diungkapkan Afif saat dikonfirmasi terkait kegiatan yang sedang berlangsung di lokasi SPPG Sukorejo 2 – Tunjungan Kabupaten Blora.

“Ini pembuatan grease trap-nya. Kalau grease trap ini kan yang pakai di sini (lokasi yang lama). Jadi kan ini IPAL yang baru ini itu sesuai arahan dari Bu Wabup kemarin yang pakai bio-tank dari vendor. Kalau ini kan dulu cuma pembuatan dari mitra sendiri,” jelasnya.

Lebih lanjut, Afif memastikan bahwa unit IPAL bio-tank yang baru sebenarnya sudah datang sejak Jumat kemarin, namun proses pemasangannya belum dilakukan.

“Sudah datang, Mas. Jumat kemarin. Belum terpasang. Ini baru mau dipasang,” ujarnya.

Meski fasilitas standar belum terpasang, Afif mengakui bahwa kegiatan operasional di lokasi tetap berjalan setiap hari.

“Karena kami kan sudah punya IPAL, Mas, yang ini. Ini juga ada bak tampungannya,” tambahnya.

Saat ditanya perbedaan mendasar antara grease trap dan IPAL, Afif menjelaskan bahwa keduanya memiliki fungsi yang berbeda.

“Beda, Mas. Kalau IPAL kan keseluruhan. Kalau grease trap kan mungkin tempat penyaringannya yang misah-misah itu,” terangnya.

Dengan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa saat ini hanya fasilitas penyaringan sederhana (grease trap) yang beroperasi, sementara IPAL standar yang diwajibkan masih dalam tahap persiapan pemasangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *