Unik! Sapi di Jateng Bisa Di-USG, Program Healing Pemprov Bikin Peternak Senang

MataBicara.co, GROBOGAN – Jika ibu hamil diperiksa menggunakan USG adalah hal biasa, kini giliran sapi peliharaan yang bisa mendapatkan layanan serupa. Inovasi ini hadir melalui program Healing (Kesehatan Hewan Keliling) yang digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan ini baru saja dilaksanakan di Desa Monggot, Kecamatan Geyer, dan disambut antusias oleh para peternak setempat. Salah satunya Widi Yunianto, yang matanya tak lepas menatap layar monitor saat alat USG mobile digerakkan di perut sapinya.

“Alhamdulillah, dua dari tiga sapi betina saya positif bunting. Senang sekali rasanya bisa melihat langsung janinnya, persis seperti USG pada manusia,” ujarnya dengan wajah sumringah.

Tak hanya mengetahui kondisi kehamilan, Widi juga mendapat kejutan lain. Salah satu sapinya yang sempat diduga bunting, ternyata terdeteksi mengalami infeksi rahim. Hal ini memungkinkan penanganan medis lebih cepat agar sapi tersebut bisa segera pulih dan siap dikawinkan kembali.

Layanan Setara Speling tapi untuk Hewan

Program Healing ini merupakan wujud perhatian Pemprov Jateng di bawah kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen, yang berupaya menyetarakan pelayanan kesehatan hewan dengan kesehatan manusia. Jika untuk masyarakat ada program Dokter Spesialis Keliling (Speling), maka untuk ternak hadir layanan Healing.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Veteriner Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng, Budy Astyantoro, menjelaskan bahwa layanan ini sangat krusial mengingat posisi Jateng sebagai lumbung ternak nasional.

“Jawa Tengah dan Jawa Timur adalah penopang pangan nasional. Populasi sapi potong kita mencapai lebih dari 1,25 juta ekor, dengan produksi daging menyumbang 18,83 persen atau peringkat kedua nasional. Jadi kesehatan hewan harus benar-benar dijaga,” jelas Budy, Senin (13/4/2026).

Layanan yang diberikan sangat lengkap, mulai dari vaksinasi penyakit Mulut dan Kuku (PMK), pemeriksaan kebuntingan menggunakan USG, pengobatan, hingga pendampingan dan bantuan pakan saat terjadi bencana.

Gratis dan Datang ke Lokasi

Yang membuat program ini semakin istimewa, seluruh layanan yang diberikan gratis. Tim medis hewan dari provinsi akan datang langsung ke lokasi peternak.

“Ini pelayanan aktif kami. Peternak cukup menghubungi dinas terkait di daerahnya, nanti akan kami tindak lanjuti sesuai prioritas. Tidak dipungut biaya sepeser pun,” tegas Budy.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Grobogan, Andreas Iwan, mengapresiasi kehadiran program ini. Mengingat Grobogan merupakan sentra populasi ternak nomor tiga di Jateng, kehadiran Healing sangat membantu menjaga produktivitas dan kesehatan hewan ternak.

“Manfaatnya sangat terasa, mulai dari vaksinasi hingga bantuan saat bencana. Kami berharap program baik ini terus berjalan berkelanjutan,” pungkasnya. (Hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *