MataBicara.co, SEMARANG – Pembangunan gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah terus berlanjut. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 5.503 unit gedung telah dalam tahap pembangunan, menempatkan Jateng sebagai provinsi dengan capaian terbanyak kedua secara nasional.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Eddy S Bramiyanto, menjelaskan dari total 8.523 koperasi yang telah berbadan hukum, sebanyak 5.887 unit sudah memetakan lokasi pembangunan. Dari jumlah tersebut, 1.456 unit di antaranya telah selesai dibangun 100 persen.
“Kontribusi KDKMP terhadap ekonomi warga sudah mulai terlihat. Puluhan koperasi terlibat dalam penyediaan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan ratusan lainnya bekerja sama dengan Bulog dalam Gerakan Pangan Murah dengan nilai transaksi mencapai Rp9,5 miliar,” ujar Eddy, Jumat (10/4/2026).
Potensi Besar, Minta Kolaborasi
Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan, Brigjen Pol (Purn) Erwin Chahara Rusmana, mengapresiasi perkembangan KDKMP di Jawa Tengah. Menurutnya, wilayah ini memiliki potensi sangat besar didukung jumlah desa yang banyak dan tradisi berkoperasi yang kuat.
“Potensi di Jateng besar, tradisi berkoperasi juga sudah bagus. Ini kebijakan prioritas Bapak Presiden, mohon dukungan kolaborasi semua pihak,” ujarnya usai audiensi dengan Gubernur Ahmad Luthfi.
Ia menekankan pentingnya pemetaan yang jelas dan sinergi antara TNI, Pemda, hingga BUMD untuk mempercepat pengembangan.
Gubernur Luthfi: Jangan Dipukul Rata
Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan pengembangan KDKMP harus dikawal serius namun tetap adaptif. Ia menekankan agar model pengembangan tidak dipukul rata atau seragam di seluruh daerah.
“Tidak semua harus sama, disesuaikan dengan kearifan lokal dan potensi masing-masing wilayah. Jangan memaksakan satu desa satu KDKMP jika belum siap,” tegas Luthfi.
Pendekatan ini dinilai penting agar KDKMP dapat berkembang berkelanjutan dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sesuai kebutuhan setempat.












