MataBicara.co, SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mendorong Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah untuk terus bersinergi dalam upaya pemberdayaan perempuan. Peran organisasi ini dinilai sangat strategis dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
Menurut Taj Yasin, pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat. Fatayat NU yang memiliki jaringan hingga tingkat desa dinilai memiliki potensi besar untuk menjangkau masyarakat secara langsung.
“Semoga Fatayat NU tambah sukses malih. Dan bisa tambah semangat mengurusi masyarakat,” ujar Taj Yasin didampingi istrinya, Nawal Arafah Yasin, dalam acara Halal Bihalal di Rumah Dinas Wakil Gubernur, Sabtu (4/4/2026).
Salah satu program utama yang ditawarkan adalah Kecamatan Berdaya, yang di dalamnya terdapat Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA). Selain itu, Wagub juga menekankan pentingnya penguatan pendidikan keagamaan di pesantren serta pemberdayaan ekonomi.
Taj Yasin juga mengingatkan tentang program beasiswa kuliah bagi pengasuh dan santri yang disiapkan bersama Gubernur Ahmad Luthfi. Ia meminta Fatayat turut menyosialisasikan program tersebut.
Lebih jauh, ia mendorong sinergi Fatayat dengan berbagai organisasi yang diketuai oleh Nawal Arafah Yasin, seperti Tim Penggerak PKK, Posyandu, hingga Dekranasda.
“Ini memang perlu kita sinergikan. Banyak program dari PKK, Posyandu, ada Dekranasda yang bisa disinergikan dengan masalah kewanitaan,” ungkap Gus Yasin, sapaan akrabnya.
Sementara itu, Ketua PW Fatayat NU Jateng, Tazkiyyatul Muthmainnah, menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemprov Jateng. Pihaknya siap mendukung penuh program pemerintah, khususnya Kecamatan Berdaya.
“Kami punya Lembaga Konsultasi dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (LK3A) yang selama ini aktif melakukan pendampingan kasus kekerasan. Ini sangat cocok disinergikan dengan program Pemprov,” jelas Iin, sapaan akrabnya.
Selain bidang perlindungan, Fatayat juga aktif memfasilitasi pelatihan bagi pelaku UMKM perempuan. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.












