MataBicara.co, BLORA – Semangat gotong royong membangun desa kembali digelorakan. Kodim 0721/Blora resmi mematangkan segala persiapan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026, yang akan berpusat di Desa Pelem, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora.
Rapat koordinasi teknis (rakornis) berlangsung penuh semangat di Aula Makodim 0721/Blora, Jalan Pemuda Nomor 44, pada Jumat (9/10/2026). Program pembangunan ini akan berjalan selama hampir sebulan lebih, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026.
Kegiatan ini dipimpin Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0721/Blora, Mayor Arm Imam Sunandar, yang mewakili Dandim Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, S.Sos. Turut hadir Asisten I Setda Kabupaten Blora, Agus Puji Mulyono, S.Sos., M.Si., mewakili Bupati Blora, unsur Forkopimda, DPRD, OPD, perwira Kodim, serta pemerintah setempat.
Bangun Jalan, Jembatan, hingga Rumah Layak Huni
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, program ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Di Desa Pelem, warga akan disambut deretan pembangunan fisik yang sangat dibutuhkan.
Jalan makadam sepanjang 4.677 meter dengan lebar 2,5 meter akan dibangun, dilengkapi talud sepanjang 25 meter dan jembatan sepanjang 6 meter dengan lebar 3 meter. Tak hanya itu, dua unit rumah tidak layak huni (RTLH) juga akan direhab agar warga dapat tinggal dengan lebih layak.
Tak berhenti pada bangunan fisik, berbagai kegiatan penyuluhan dari instansi terkait juga disiapkan untuk menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat Desa Pelem.
Sinergi TNI dan Pemkab Blora Kunci Keberhasilan
Dalam amanatnya, Dandim 0721/Blora berharap seluruh rencana dapat terlaksana dengan baik dan benar-benar bermanfaat bagi warga. Program ini juga diharapkan selaras dengan rencana pembangunan daerah agar hasilnya tepat sasaran dan berkelanjutan.
Sementara itu, Asisten I Setda Kabupaten Blora, Agus Puji Mulyono, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran TNI. Sinergi yang terjalin dinilai sangat penting untuk mempercepat pembangunan di pedesaan.
“Koordinasi antar instansi harus kuat dari awal hingga akhir, agar program ini benar-benar menjawab kebutuhan warga,” ujarnya.
Pemkab Blora juga berharap masyarakat terlibat aktif. Semangat gotong royong tidak hanya saat pembangunan berlangsung, tetapi juga menjaga dan merawat hasilnya agar bisa dinikmati dalam jangka panjang
Melalui rakornis ini, harapannya satu, TMMD Sengkuyung Tahap IV di Desa Pelem berjalan lancar, tepat waktu, dan membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan warga.












