MataBicara.co, BLORA – Musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Blora membuat akses air bersih semakin sulit didapat warga. Kekeringan yang melanda begitu berat hingga bantuan air bersih pun sangat dinantikan.
PT Mataram Connection Nusantara (MCN) yang awalnya berencana menyalurkan 15 tangki air, akhirnya menambah kuota menjadi 25 tangki setelah melihat kondisi warga yang semakin memprihatinkan.
Bantuan air bersih telah disalurkan ke beberapa wilayah yang terdampak. Di Kecamatan Bogorejo, enam tangki dikirim ke Dukuh Gendono Desa Gandu, tiga tangki ke Desa Sarirejo, dan tiga tangki ke Desa Jurangjero
Bantuan juga menjangkau Kecamatan Banjarejo: dua tangki untuk Desa Sendanggayam dan satu tangki untuk Dukuh Pulo Desa Mojowetan.
Roni Mey Yudha, Penanggung Jawab PT MCN wilayah Blora, menjelaskan penambahan kuota dilakukan karena melihat langsung betapa besarnya kebutuhan mendesak warga.
“Melihat masyarakat senyum dengan pemberian air kami juga senang, awalnya kami hanya mengirimkan lima belas tangki. Tapi melihat kondisi yang cukup memprihatinkan kami tambah sepuluh lagi,” ucapnya Minggu (6/9/2026).
Di Dukuh Pulo, Desa Mojowetan, antusiasme dan kebutuhan mendesak terlihat jelas. Banyak warga datang membawa panci dan peralatan dapur untuk menampung air bersih yang datang.
“Tadi di lokasi dukuh Pulo banyak masyarakat yang menggunakan Panci untuk menampung air. Masyarakat juga menyampaikan bahwa baru pertama kali mendapatkan bantuan air bersih selama kekeringan tahun ini,” tambahnya.
Siti Sugiarti, warga setempat, menyampaikan rasa syukur mendalam. Selama ini ia harus bersusah payah mencari air bersih hingga ke desa tetangga.
“Alhamdulillah mas, terimakasih banyak kepada PT MCN yang sudah memberikan air bersih. Ini baru pertama kalinya kami mendapatkan air bersih mas,” ucapnya.












