MataBicara.co, BLORA – Menanggapi musim kemarau 2026 yang melanda 113 desa di 13 kecamatan Kabupaten Blora, perkumpulan wartawan setempat menggelar bakti sosial bertajuk “Media Peduli”. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 27–29 Agustus 2026, menyasar 13 desa di empat kecamatan yang terdampak kekeringan.
Koordinator kegiatan, Pringgo, menjelaskan aksi ini lahir dari kepedulian melihat kesulitan warga akibat kemarau panjang.
“Kita saat ini usahakan 35 tangki air bersih. Tahap awal ini, kita usahakan distribusi secara merata dengan rata-rata dua tangki per-desa,” ujar Pringgo.
Wilayah yang menerima bantuan air bersih tersebar di empat kecamatan:
- Kecamatan Bogorejo: Desa Sarirejo, Gandu, Karang
- Kecamatan Tunjungan: Desa Sukorejo, Kedungrejo, Sambongrejo, Tawangrejo, Gempolrejo, Kalangan
- Kecamatan Banjarejo: Desa Sumberagung, Klopoduwur, Sendanggayam
- Kecamatan Blora Kota: Desa Jepangrejo
“Distribusi bantuan 35 tangki air bersih yang dilakukan teman-teman, rinciannya ada untuk Kecamatan Bogorejo kita jatah delapan tangki, di Kecamatan Banjarejo 10 tangki, Kecamatan Tunjungan 14 tangki dan Blora Kota tiga tangki,” ungkapnya.
Selain air bersih, juga disalurkan 100 paket sembako ke 10 desa di tiga kecamatan:
- Kecamatan Tunjungan: Desa Sukorejo, Sambongrejo, Tawangrejo
- Kecamatan Banjarejo: Desa Klopoduwur, Sumberagung
- Kecamatan Blora Kota: Desa Temurejo, Kelurahan Kunden, Kedungjenar, Mlangsen, Kauman
“Untuk sembako kita sediakan 100 paket. Pada distribusinya itu kita beri ke Kecamatan Tunjungan 30 paket, Kecamatan Banjarejo 30 paket dan Kecamatan Blora Kota 40 paket,” terang Pringgo.
Kegiatan ini akan berjalan hingga 29 Agustus dan mendapat dukungan berbagai pihak. Jika kemarau masih berlanjut, tahap bantuan kedua disiapkan.
“Kedepan, bila kemarau masih berlangsung lama. Aksi kedua akan dilakukan, fokus kita nanti ke bantuan air bersih yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat Blora di musim kemarau,” katanya.












